Showing posts with label Gartner Lighting. Show all posts
Showing posts with label Gartner Lighting. Show all posts

Tuesday, November 24, 2015

5 Kreasi Lampu Chandelier

Beberapa orang memilih untuk tidak menggunakan chandelier di rumah karena harganya yang tergolong tinggi. Selain itu, terkadang ruangan yang dimiliki tidak terlalu besar sedangkan ukuran chandelier kebanyakan ditujukan untuk ruangan yang tinggi dan cukup luas.

Tapi tahukah Anda bahwa kini kita dapat menciptakan chandelier kreasi sendiri sesuai dengan keinginan serta kondisi ruangan di hunian kita? Dengan bahan-bahan yang tidak susah didapat, Anda sudah dapat memiliki chandelier unik dan cantik yang tentunya hanya ada di rumah Anda.

Simak inspirasinya berikut ini...

Friday, November 20, 2015

4 Elemen Lampu untuk Rumah Anda #2

Source: blog.navut.com
Setelah sebelumnya membahas mengenai kualitas cahaya dan fitur penyangga si sumber cahaya, kali ini kami akan melanjutkan pembahasan mengenai elemen-elemen lampu yang patut Anda pertimbangkan ketika memilih produk pencahayaan untuk hunian Anda.

Pada post kali ini, kami akan membahas mengenai bagian yang dapat membantu Anda untuk menghemat pengeluaran listrik di rumah sekaligus membantu bumi dalam kampanye penghematan energi sedunia :)

Mari simak ulasannya berikut ini...

KENDALI

Warna lampu membantu Anda untuk mengontrol cahaya yang akan diterapkan di sebuah ruangan. Bentuknya, bahan pembuatnya dan tingkat kecerahan warna akan mempengaruhi arah dan penyebaran cahaya dengan mengarahkannya ke atas atau bawah dan mengurangi efek silaunya. Menerapkan alat yang dapat mengedalikan intensitas cahaya akan memudahkan Anda untuk mengontrol banyaknya cahaya yang hendak Anda gunakan serta membentuk suasana di dalam ruangan rumah Anda.
 
Beberapa dimmer atau pengendali intensitas cahaya ini memungkinkan Anda untuk menerapkan kepekatan cahaya yang bervariasi untuk waktu atau kegiatan yang berbeda. Keberadaan dimmer juga dapat membantu Anda menghemat energi dan memperpanjang umur bohlam Anda.


MEMILIH BOHLAM
Kunci utama untuk menghemat energi di rumah kita bergantung pada pemilihan lampu yang kita pakai. Dewasa ini banyak perusahaan yang sudah memproduksi lampu yang lebih hemat energi dan tersedia dalam berbagai varian sesuai kebutuhan kita.

LED Light Series 3W
Lampu-lampu hemat energi ini tampil lebih terang, lebih dingin (tidak terlalu panas) dan juga lebih tahan lama. Tipe lampu ditentukan oleh suhu warnanya dalam skala Kelvin. Semakin tinggi angkanya, maka lampunya akan tampak sedikit 'biru'. Efeknya, cahaya yang dipancarkan akan memberikana suasana yang lebih dingin dan lebih segar di ruangan. Beberapa desainer interior menghindari lampu dengan kekuatan 27K karena warnanya yang masih terlalu kuning, lampu yang lebih banyak dipilih yang berada di angka 30K atau 35K.

Untuk standing lamp yang berfungsi sebagai lampu secondary atau ambient light serta lampu meja, pilihlah lampu berwarna putih yang lebih hangat. Chandelier atau lampu gantung etnik membutuhkan lampu yang lebih kecil daripada bohlam kebanyakan. Untuk itu bisa menggunakan lampu halogen, krypton atau xenon. 

Lampu-lampu yang hemat energi akan memberikan cahaya yang tidak terlalu panas dan tentu akan membuat Anda dan anggota keluarga lainnya lebih betah beraktivitas di ruangan rumah Anda.

PILIHAN BOHLAM
Berikut ini kami berikan beberapa pilihan bohlam lampu yang bisa Anda gunakan sebagai penerangan di rumah Anda.
  • Incandescent - Lampu yang paling umum dipakai di rumah. Lampu jenis ini cenderung hangat, cahayanya cukup stabil dan penyebaran cahayanya cukup merata. Meskipun terjangkau, lampu jenis ini bukan pilihan yang paling hemat energi. 
  • Compact fluorescent - Lampu CFL memakan sekitar sepertiga energi listrik yang digunakan lampu incandescent. Mampu bertahan 20x lebih lama dan menghasilkan cahaya yang lebih hangat serupa lampu incandescent.
  • Tungsten Halogen - Lampu hemat energi ini mampu bertahan 2x lipat lebih lama dibanding lampu  incandescent biasa dan memancarkan cahaya terang berwarna putih.
  • LED - Lampu LED atau Light-Emitting Diode menghasilkan cahaya yang terang, jelas dan dapat bertahan 30 kali lebih lama dibanding lampu incandescent. Beberapa pakar bahkan memprediksikan bahwa lampu LED ini akan menggantikan jenis lampu lain karena ketahanannya.



 ***

Sampailah kita di akhir tulisan. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi pada Anda mengenai elemen-elemen lampu yang perlu diperhatikan ketika hendak memasang lampu baru maupun menggantinya. 

Selamat berkreasi! :)



Artikel ini dipersembahkan oleh www.gartnerlighting.com

Wednesday, November 18, 2015

4 Elemen Lampu untuk Rumah Anda #1

Source: axihomedesign.com
Ketika sedang merencanakan perubahan terhadap dekorasi rumah, aspek yang perlu diperhatikan tentu cukup banyak. Seperti warna cat yang akan diterapkan di dinding, bahan-bahan furniture yang akan dipakai hingga tema apa yang akan digunakan.
Tapi pernahkah Anda memperhatikan aspek cahaya yang akan diletakkan di ruangan yang akan di-makeover
Tahukah Anda bahwa, peran cahaya ikut berkontribusi dalam membangun suasana ruangan di rumah Anda?
Pernahkah Anda perhatikan toko-toko di mall menerapkan cahaya yang berbeda-beda? Ada alasan kenapa toko-toko tersebut memasang bentuk atau tipe lampu yang bervariasi. Alasannya adalah si pemilik toko ingin memberikan suasana tertentu sehingga pengunjung nyaman berada di dalam tokonya.

Nah, seringnya kita luput melibatkan peran cahaya ketika mendekorasi ruangan di rumah kita. Padahal, sedikit saja meletakkan lampu yang salah dapat membuat penghuni di dalamnya kurang nyaman. 

Kita ambil contoh, lampu di kamar tidur; apabila lampunya terlalu silau, tentu jadi tidak nyaman dan tidak mendukung sebagai tempat istirahat yang lebih membutuhkan suasana yang lebih relax dan santai. 

Pada kesempatan kali ini, kami ingin memberikan informasi mengenai beberapa elemen lampu yang dapat Anda pertimbangkan ketika hendak mendekorasi ulang ruangan di hunian Anda. Apa saja sih yang perlu diperhatikan ketika memilih lampu untuk rumah idaman kita? Simak penjelasannya berikut ini:

KUALITAS CAHAYA
Penerangan di dalam rumah terbagi menjadi 3 kategori utama, yaitu ambient, task dan aksen. Untuk pencahayaan yang efektif, Anda perlu mengkombinasikan ketiga tipe tersebut.
  • Layer pertama, ambient lighting, menerangi ruangan secara merata dan menyeluruh dan seringnya merupakan sumber cahaya yang letaknya di langit-langit ruangan. Contohnya seperti chandelier di ruang makan.
  • Berikutnya, task lighting yang fokus pada area tertentu dalam suatu ruangan. Seperti lampu gantung di atas meja dapur atau lampu baca di samping kursi atau meja.
  • Kemudian, accent lighting digunakan untuk memusatkan perhatian ke satu area tertentu guna menambahkan kedalaman maupun mood pada suatu objek atau ruangan (seperti candlelight atau lampu lukisan/foto). 
Perlu diingat bahwa Anda perlu menentukan bagaimana suatu pencahayaan akan digunakan ketika akan memilih lampu untuk ruangan Anda, bukan menentukan tipe cahayanya.  


Sebagai contoh, lampu tempel yang memiliki tangkai yang dapat disesuaikan bisa difungsikan menjadi lampu baca ketika diposisikan di samping tempat tidur. Namun, ketika lampu serupa yang cahayanya diarahkan ke di dinding dapat dikategorikan sebagai accent light yang dapat memberikan mood tertentu pada sebuah ruangan.


PENYANGGA
Dalam memilih lampu yang tepat untuk ruangan Anda, pertimbangkan mood atau suasana yang ingin diciptakan serta kegiatan yang dilakukan di ruangan tersebut. Baru kemudian pilih penyangga yang sesuai sehingga tampak selaras dengan dekorasi Anda. 

Kebanyakan ruangan digunakan untuk berbagai aktivitas, penyangga yang tepat akan membantu Anda menentukan zona tertentu. Misalnya di ruang keluarga, lampu baca dengan cahaya yang terang di samping sebuah kursi berfungsi sebagai penerangan untuk yang sedang membaca. Sementara sisa area lainnya tetap kelihatan lebih redup dan tidak terlalu silau bila dibandingkan area baca tersebut. Mengingat ruang keluarga seringnya juga digunakan untuk menonton TV atau bersantai bersama keluarga.

Source: www.stagecoachdesigns.com
Lampu gantung menjuntai dari langit-langit ruangan, dilengkapi dengan bola/tabung pelindung untuk mengurangi intensitas cahaya. Lampu jenis ini dapat digunakan sebagai lampu utama, cahayanya mengarah langsung ke area di bawahnya, memberikan task light untuk meja makan atau meja dapur. Sedikit tips, chandelier maupun lampu gantung sebaiknya digantung 30 inch di atas meja atau bidang kerja Anda untuk menghindari cahaya yang terlalu menyilaukan.
Lampu tempel di dinding dapat memberikan cahaya yang mengarah ke atas atau ke bawah, bergantung pada desain yang ingin diterapkan. Lampu berdiri atau floor lamp dengan cahaya yang mengarah ke atas maupun ke bawah juga dapat memberikan ambient atau task light dan kerap ditempatkan di sudut ruangan.

Lampu dengan aksen patung atau torchère memancarkan cahaya ke atas—mengarah ke langit-langit memberikan ambient light atau membentuk mood ruangan, sedangkan standing lamp dengan ukuran tiang yang dapat disesuaikan dapat memberikan sinar mengarah ke bawah yang bisa difungsikan sebagai lampu baca atau cahaya yang lebih lembut untuk ruangan Anda. Lampu meja dengan beragam model dan ukuran dapat menambah fitur dekorasi ruangan Anda sekaligus meneranginya. 



***

Supaya  Anda tidak terlalu lelah membaca penjelasan yang kelewat panjang, kami akan bagi topik ini menjadi 2 bagian. Kami masih punya 1 post terakhir untuk topik "4 Elemen Lampu untuk Rumah Anda" yang bisa Anda baca di sini.

Supaya Anda tidak pernah kelewatan post terbaru kami, pastikan untuk follow Instagram atau Fanpage Gartner Indonesia yaa :)

Sampai jumpa di post berikutnya!


Artikel ini dipersembahkan oleh www.gartnerlighting.com